Tuesday , 2 September 2014
You are here: Home » Kuliner » Jagung Titi Makanan Khas Flores

Jagung Titi Makanan Khas Flores

Jagung titi merupakan makanan khas asal flores. Makanan ini biasa di buat oleh wanita atau ibu ibu di flores. Dini hari di Adonara, ibu-ibu sudah bersimpuh di dapur. Ini adalah tradisi turun temurun, yang selalu di lakukan oleh ibu ibu di flores. Dalam remang-remang itu, mereka menyalakan tungku api. Lalu, sebuah periuk/wajan dari tanah liat diletakkan di atas tungku.

Jika wadah itu sudah cukup panas, lima sampai enam butiran jagung disangrai (goreng). Dengan lincah pula, lima jemari ibu-ibu Adonara itu meraih butiran jagung panas dalam periuk tanah tersebut. Lalu, dalam setengah matang, satu per satu biji jagung tersebut dipipih hingga menjadi sejenis kripik.

Masyarakat Adonara umumnya mengenal dua jenis jagung titi, demikian sejenis kripik jagung itu disebut. Hasil terbaik selalu membutuhkan waktu yang lama. Lama untuk disangrai. Jenis ini disebut wata’ kerogon. Tetapi ada juga yang tidak membutuhkan waktu yang lama untuk disangrai. Cukup sampai jagung itu empuk untuk dipipih. Jenis ini disebut wata’ ketane.

Alat pemipih sangatlah sederhana. Terdiri atas dua batu, satu berfungsi sebagai pemukul, sedangkan yang lainnya sebagai alas. Semua dikerjakan secara manual, satu per satu, hingga penuh dalam satu keranjang ayaman.

Selain nasi, jagung titi adalah makanan pokok masyarakat Adonara. Berapakah kalori energi yang terkandung dalam jagung titi tersebut?

Berdasarkan penelitian, jagung Titi mengandung energi sebesar 374 kilokalori, protein 9,4 gram, karbohidrat 79,1 gram, lemak 2,2 gram, kalsium 14 miligram, fosfor 142 miligram, zat besi 2,9 miligram, dan vitamin B1 0,2 miligram. Hasil tersebut diperoleh dari penelitian terhadap 100 gram jagung titi, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %.

Makanan tradisional pelengkap penyeimbang jagung titi adalah lawar. Jenis makanan ini berbahan dasar ikan kecil (teri segar) yang direndam beberapa menit dalam cuka. Bumbu tambahan adalah cabe dan bawang. Setelah ikan-ikan kecil itu melunak dan menjadi setengah matang, ikan-ikan itu pun dihidangkan untuk dimakan.

Sebagian untuk konsumsi sendiri, sebagian untuk dijual. Biasanya saku mangkuk jagung titi dihargai Rp10.000.- Tetapi, jagung titi terbaik dihargai mencapai Rp15.000-20.000++ Terbaik dalam arti, berasal dari bahan dasar jagung terbaik, dengan cara memipih ideal.

Anda yang tidak terbiasa mengkonsumsi jagung titi, rahang anda mungkin akan letih. Ini jika jagung titi itu langsung dikonsumsi. Melunakkan jagung titi itu bisa dengan cara digoreng kembali. Dengan mentega, anda mungkin akan mendapat aroma yang berbeda dengan rasa yang lebih empuk.

Jika Anda pencinta makanan manis, cara lain adalah mencampur jagung titi itu dengan segelas teh manis atau susu.

Dari semua itu, yang terpenting adalah anda telah mencecap sebuah produk makanan dari tradisi turun temurun. Marilah kita melestarikan tradisi ini.

Sumber
(flo/flo)

Incoming search terms:



Scroll To Top